Danau Toba

Tanggal : 2 - 5 Oktober 2021
Lokasi : Online Event
Peserta : 31 UMKM

Danau Toba :

Pandemi Covid-19 telah membuat berbagai sektor industri mengalami keterpurukan. Industri pariwisata dan ekonomi kreatif mengalami kerugian besar selama pandemi Covid-19 karena ribuan hotel dan pekerjanya menjadi korban. Pelaku ekonomi kreatif (UKM) tidak leluasa untuk berkreasi.


Menjawab permasalahan tersebut, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) terus berupaya memberdayakan pelaku ekonomi kreatif dengan program digitalisasi UKM. Danau Toba, Sumatera Utara, sebagai kawasan wisata super prioritas harus didukung dengan industri kreatif yang modern dalam hal promosi dan pemasaran produk pelaku ekonomi kreatif.


Danau Toba bukan hanya milik masyarakat Sumatra Utara melainkan milik bangsa Indonesia. Sebagai manifestasi dari konsep negara kesatuan, masyarakat setiap daerah harus saling menopang satu sama lain dalam berbagai aspek, termasuk pengembangan pariwisata.


Pengembangan pariwisata di kawasan Danau Toba memang tidak dapat dilepaskan dari keberpihakan terhadap UKM. Karena dari sekitar 6.000 UKM di tujuh Kabupaten di sekitar kawasan Danau Toba, semuanya menggantungkan usahanya dari sektor pariwisata.