LIPUTAN MEDIA

Adira dan Kemenparekraf Gelar FKL 2021 8 UKM Wakili Likupang Raih Kreatif Lokal Award

Tangkapan layar suasana konferensi pers FKL 2021

Jakarta, BeritaManado.com — Likupang di Sulawesi Utara menjadi salah satu Destinasi Super Prioritas Pariwisata Indonesia yang memiliki keindahan alam hijau terbuka, pantai, bahkan pengalaman budaya lokal dengan keunikan habitat penyu hijau, serta aneka burung unik seperti Makaka Hitam dan Maleo.

Mendukung keunikan kawasan tersebut sebagai sebuah destinasi pariwisata, Adira Finance dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI berkolaborasi menggelar Festival Kreatif Lokal (FKL) 2021 untuk mendorong pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) bidang ekonomi kreatif dalam memaksimalkan peluang mereka tumbuh, serta mengangkat nilai tambah produk dan jasa agar berkualitas internasional.


Kepala Wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua Adira Finance, Nanang Kurniawan, menekankan Festival Kreatif Lokal 2021 merupakan kegiatan untuk menyiapkan pelaku UKM agar dapat mengantisipasi berkembangnya Likupang sebagai destinasi wisata yang menjadi target tujuan wisatawan lokal maupun mancanegara.

”Festival Kreatif Lokal 2021 menunjukkan komitmen Adira Finance yang selalu menjadi sahabat bagi pelaku UKM, dalam meningkatkan keunggulan kompetitif masing-masing usaha sehingga menambah nilai ekonomi terhadap pengembangan pariwisata di Likupang,” ujar Nanang pada konferensi pers secara virtual pada Kamis (7/10/2021).

Menurut Nanang, sebagai bagian dari kegiatan corporate social responsibility (CSR) Adira Finance untuk Indonesia, Festival Kreatif Lokal 2021 memahami adanya tantangan tersendiri bagi pelaku UKM di Likupang untuk dikenal luas, karena sebagai destinasi wisata masih terbilang relatif baru.

Untuk itu, kegiatan pelatihan yang diberikan kepada UKM peserta Festival Kreatif Lokal 2021 menitikberatkan kepada pelatihan peningkatan skill usaha, serta kemampuan untuk memasarkan produk dan jasa mereka agar lebih menarik di pasaran.

Dari puluhan pelaku UKM di Likupang yang berasal dari kategori usaha fesyen, kuliner, dan kriya, berdasarkan proses pelatihan dan penjurian awal, terpilih 8 UKM local hero yang akan mewakili Likupang untuk meraih Kreatif Lokal Award.



Mereka adalah:

Kuliner :
• Redo Coffee
• Miens Souvenir
• Meldeb Kitchen

Kriya :
• Manado Ecocrafts
• Yannie Handycraft
• Rumah Passir

Fashion :
• Zabay Collection
• Batik Bacirita

Mereka bakal menjalani penjurian lanjutan dari para tokoh yang memiliki kepakaran dan pengalaman dalam bidang bisnis serta ekonomi kreatif.

Dewan Juri ini terdiri dari pendiri M-bloc Space, Handoko Hendroyono, selaku Ketua Dewan Juri; serta sebagai Anggota Dewan Juri adalah Direktur Utama Adira Finance, Hafid Hadeli; Deputi Pemasaran Ekonomi Kreatif Kemenparekraf RI, Nia Niscaya; Direktur SDM & Marketing Adira Finance, Swandajani Gunadi; Direktur Pemasaran Ekonomi Kreatif Kemenparekraf RI, Yuana Rochma Astuti; serta Direktur Adira Insurance, Wayan Pariama.



UKM local hero terbaik pilihan juri berhak mendapatkan Kreatif Lokal Award yang akan diserahkan saat acara Gebyar Adira Kreasi pada 13 November 2021, bertepatan dengan perayaan HUT ke-31 Adira Finance di Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah.

Sebagai tambahan motivasi, UKM terbaik juga akan mendapatkan hadiah senilai total ratusan juta rupiah berupa tambahan modal usaha, dan eksposur di berbagai media nasional, baik cetak maupun online.

Demi menyukseskan Festival Kreatif Lokal 2021, Adira Finance menggandeng beberapa pihak untuk mendukung penyelenggaraannya, baik dari pemerintah maupun swasta, seperti MUFG, Zurich, Adira Finance Syariah, serta Baba Rafi Enterprise dan Prasetiya Mulya Executive Learning Institute (ELI).

Melalui Festival Kreatif Lokal 2021, Adira Finance mewujudkan dukungan terhadap kampanye nasional #BeliKreatifLokal dan Bangga Buatan Indonesia.

Kegiatan ini diselenggarakan sejalan dengan komitmen perusahaan untuk memberikan kontribusi terbaik kepada bangsa, demi meningkatkan kesejahteraan. Hal ini sesuai visi Adira Finance “Menciptakan Nilai Bersama untuk Meningkatkan Kesejahteraan”.



Kadis Pariwisata Sulut Henry Kaitjili yang hadir mewakili Gubernur Sulut Olly Dondokambey pun mengatakan, akan lebih baik jika kata UKM atau UMKM disebut ekonomi kreatif untuk memunculkan motivasi karena dorongan produk yang harusnya artisan atau naik kelas.

“Ada banyak upaya yang kami lakukan, apalagi subsektor Ekraf itu ada 16 dan potensinya besar. Terutama adalah bagaimana kita terus berinovasi dan berkarya. Kami akan terus follow up ini, apalagi sudah mulai ada event, ada Festival Bunaken nanti November,” kata Henry.

Informasi selengkapnya tentang Festival Kreatif Lokal 2021, kunjungi festivalkreatiflokal.co.id.

(***/srisurya)


Berita ini sudah terbit di www.beritamanado.com (07/10/21)

Sumber Berita